Monday, November 11, 2019

Negosiasi Awal Perjanjian Perdagangan PTA

Mengenai kebijakan moneter global di masa depan, Waluyo mengatakan pihaknya sedang menunggu Bank Sentral Eropa untuk melakukan normalisasi untuk menandai dimulainya era moneter yang ketat. "Itu akan berdampak pada kebijakan suku bunga di Eropa, terutama ketika itu akan meningkat. Saat ini, kami hanya mengacu pada Fed Fund Rate. Normalisasi kebijakan suku bunga tinggi akan berlanjut hingga tahun depan," katanya.

BI akan terus memperketat kebijakan moneternya, yang pasti akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Namun, kebijakan tersebut diyakini dapat mengurangi defisit transaksi berjalan, yang memiliki dampak buruk pada rupiah, katanya. Konsumsi domestik akan terus berfungsi sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019, ditambah dengan distribusi kredit perbankan dan non-perbankan.

Baca juga tentang agen san diego hills. Pemerintah Indonesia telah mendorong negosiasi awal Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) dengan Bangladesh dalam upaya meningkatkan perdagangan bilateral. "Untuk memfasilitasi perdagangan bilateral kami, kami mengharapkan putaran pertama negosiasi Perdagangan Preferensial Indonesia-Bangladesh dapat segera dimulai," Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno mencatat di sini pada hari Rabu.

Rencana untuk membuat Indonesia-Bangladesh PTA ditandatangani selama kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo ke Bangladesh pada awal 2018, di mana perdagangan bilateral akan difasilitasi dengan beberapa tarif ekspor dan impor khusus.

Duta Besar Soemarno menyatakan harapan bahwa negosiasi pertama akan dimulai pada bulan Desember 2018, menambahkan bahwa PTA bilateral akan menguntungkan kedua negara, mengingat Indonesia saat ini merupakan importir terbesar kelima di Bangladesh.

Pada saat yang sama, Indonesia telah berupaya untuk memperluas pasarnya ke Bangladesh, di mana volume perdagangannya mencapai surplus 80 persen.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Bangladesh bervariasi dari minyak kelapa sawit, tekstil, karet, bubur kayu, kacang-kacangan, kertas, kapas, rempah-rempah, kerajinan tangan, serat sintetis, produk kimia, batang besi, tembaga, dan barang tambang lainnya, hingga kereta mobil yang dibuat oleh perusahaan milik negara Indonesia PT INKA.

Indonesia mengimpor beberapa komoditas - tas dan karung goni, tas kertas, lembaran baja, dan pakaian - dari Bangladesh.

Indeks komposit Jakarta (IHSG) ditutup 0,95 persen lebih rendah pada hari Rabu, sebuah anomali terhadap pasar regional Asia lainnya.

Indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 57,24 poin menjadi 5.948,05 poin dan indeks dari 45 saham paling likuid turun 1,15 persen menjadi 945,33 poin.

"Alasan anomali adalah investor asing masih mengambil untung dengan menjual saham," kata peneliti senior Analis Infovesta Praska Putrantyo di Jakarta, Rabu.

Dalam perdagangan pembukaan Rabu pagi, Praska mengatakan indeks semua pasar Asia berada di bawah tekanan termasuk IHSG, tetapi pasar mayoritas telah kembali dan pindah ke wilayah positif, sementara IHSG tetap di daerah negatif.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.