Sunday, October 6, 2019

Indonesia Butuh SDM Potensial Untuk Industri SEO

Program YLI yang diprakarsai oleh PT McKinsey Indonesia pada tahun 2008 adalah program kepemimpinan yang diadakan selama 6 bulan untuk siswa berprestasi yang memiliki potensi kepemimpinan yang tinggi. YLI diharapkan untuk terus mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan generasi pemimpin masa depan di Indonesia. Dalam laporan McKinsey, kontribusi sektor ekonomi digital di Indonesia pada tahun 2025 dapat mencapai US $ 150 miliar, setara dengan 10 persen dari PDB Indonesia.

Untuk merealisasikan potensi sektor digital, Indonesia membutuhkan SDM potensial yang dapat menjadi pemimpin di sektor publik, swasta dan sosial dalam revolusi industri keempat yang dikenal sebagai industri 4.0. Peserta berasal dari lebih dari 20 universitas terkemuka di seluruh Indonesia, Asia dan Australia.

Pelatihan kepemimpinan menyajikan materi kelas dunia untuk membantu peserta menghadapi berbagai tantangan organisasi. Selama program, para peserta juga memiliki kesempatan untuk membuat proyek atau tugas dalam upaya untuk menyelesaikan masalah sosial di Indonesia. Baca juga jasa seo premium.

Dalam 10 tahun terakhir, Program YLI telah membina lebih dari 800 anak muda dari Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah telah mengantisipasi kekurangan talenta digital dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Rudiantara mengatakan bahwa Indonesia diproyeksikan kekurangan 600 ribu talenta digital per tahun. Proyeksi ini didasarkan pada data McKinsey yang menyatakan, Indonesia memiliki kekurangan 9 juta talenta digital hingga 2030. Daftar kampung inggris 2020.

Ada 20 ribu talenta digital yang akan kami edukasi dan sertifikasi. Sertifikasi kompetensi teknologi bukan hanya pengetahuan umum, tetapi lebih banyak keterampilan, kata Rudiantara pada peringatan 10 tahun Young Leaders for Indonesia (YLI) di Jakarta pada Sabtu, 19 Januari.

Tahun ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengalokasikan Rp109,4 miliar untuk program beasiswa bakat digital. Dari program ini, pemerintah menargetkan memberikan sertifikasi untuk 20 ribu talenta digital tahun ini.

Setelah mengikuti program pendidikan, talenta digital dapat bekerja untuk perusahaan atau menjadi pengusaha. Selain itu, mereka dapat terhubung ke berbagai perusahaan melalui platform pencari kerja platform karir.com. Follow petuah jasa seo terbaik dan berkualitas.

Rudiantara mengatakan bahwa sertifikasi tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara. Menurutnya, sertifikasi talenta digital adalah upaya pemerintah untuk secara proaktif menyiapkan sumber daya yang kompeten di era industri 4.0.

Dia menambahkan bahwa industri 4.0 tidak serta-merta menghilangkan lapangan kerja, tetapi ada banyak potensi pekerjaan baru yang diciptakan.

No comments:

Post a Comment