Sunday, September 15, 2019

Penerbangan Harian Antara Jakarta dan Yogyakarta

BPS mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi ini melampaui tingkat kuartal pertama 2016 sebesar 4,94 persen, angka kuartal pertama 2017 sebesar 5,01 persen, dan nilai kuartal pertama 2018 sebesar 5,06 persen. Maskapai Citilink Indonesia mulai secara resmi mengoperasikan penerbangan komersial, dengan Airbus 320-200 yang berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta pada hari Senin untuk Bandara Internasional Yogyakarta yang baru dibuka di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pesawat Airbus 320-200 lepas landas pada pukul 11:30 pagi waktu setempat dan melakukan pendaratan di Bandara Yogyakarta yang baru pada pukul 12:36 malam. waktu lokal. Sebuah salut air menandai pendaratan mulus untuk parkir, sebuah tradisi bandara yang umumnya diikuti untuk menghormati layanan penerbangan baru dan penerbangan perdana.

Chief Executive Officer Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengungkapkan bahwa maskapai ini akan mengoperasikan satu penerbangan harian antara Jakarta dan Yogyakarta melalui bandara baru. Nurtjahjo optimis bahwa penerbangan harian akan menguntungkan, dengan mempertimbangkan jumlah penumpang yang bepergian ke dan dari Yogyakarta. "Pasar Yogyakarta menjanjikan," katanya.

Lebih lanjut Nurtjahjo menyatakan keyakinannya bahwa jumlah penumpang akan meningkat terus sejalan dengan operasi bandara yang bergerak dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta. Nurtjahjo mencatat bahwa Citilink belum memutuskan target pasti jumlah penumpang. Ramadan jatuh pada minggu pertama Mei dan dipandang sebagai musim lean bagi para pelancong.

Info baru: Merek dan Paten

Citilink sebelumnya telah melakukan uji terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta ke Bandara Internasional Yogyakarta pada hari Kamis, 3 Mei. Pesawat Airbus A320-214, dengan nomor penerbangan QG3361, melakukan pendaratan di landasan pacu 11 Bandara Internasional Yogyakarta pukul 12: Jam 3 sore waktu setempat dan kemudian terbang kembali ke Jakarta pada pukul 1:40 malam. waktu lokal.

Uji terbang adalah proses operasional yang dilakukan untuk mengukur kelaikan maskapai untuk beroperasi pada rute baru. Kapten Agus Setiono, ditemani Kapten Teguh Kristiono dan Kapten Muhammad Ali Imron, melakukan uji terbang. Perwakilan dari Direktorat Kelaikan Udara dan Operasi Pesawat juga menjadi bagian dari uji terbang.

Info baru: Daftar Desain Industri

Landasan pacu Bandara Internasional Yogyakarta, berukuran panjang 3.250 meter dan lebar 45 meter, serta memiliki bahu beraspal sepanjang 15 meter di setiap sisi, sepenuhnya siap untuk menangani operasi pesawat. Landasan pacu mampu menampung pesawat berbadan lebar, termasuk Boeing 777-300 dan Airbus A380.

Fasilitas Penyelamatan Pesawat dan Pemadam Kebakaran di bandara baru termasuk dalam kategori nomor delapan. Terminal penumpang penuh dengan fasilitas, termasuk 12 konter check-in, dua mesin x-ray, dan detektor logam walkthrough. Juga tersedia 400 bangku tunggu, dua ban berjalan, dan enam loket imigrasi di ruang keberangkatan dan kedatangan.

Rupiah Indonesia melemah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank Jakarta pada Senin malam dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan pada kuartal pertama 2019.

Info baru: Daftar Merek UMKM

Rupiah turun 32 poin atau 0,22 persen, ke posisi sebelumnya Rp14.298 per dolar AS dari Rp14.266 per dolar AS. PDB (pertumbuhan domestik bruto) pada kuartal pertama 2019 berada di 5,07 persen, lebih rendah dari ekspektasi pasar 5,19 persen. Tetapi jika kita membandingkannya dengan negara lain, itu artinya PDB masih solid, kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin.

Di sisi eksternal, sentimen negatif terhadap rupiah termasuk ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif barang-barang Cina senilai US $ 200 miliar jika negosiasi perdagangan AS-Cina gagal memenuhi harapan.

No comments:

Post a Comment