Thursday, August 29, 2019

Mengapa Pendaftaran Merek Dagang Penting Bagi Anda?

JKW dan Perdana Menteri India Narendra Modi terlibat dalam pembicaraan bilateral untuk membahas masalah ekonomi dan kelautan di sela-sela KTT Kelompok Dua Puluh (G20) di Osaka, Jepang, Sabtu. Saya percaya ASEAN dan India dapat memperdalam kerja sama Indo-Pasifik, kata Jokowi dalam pertemuan yang diadakan di INTEX di Osaka. Pemimpin Indonesia memuji India karena mendukung Outlook ASEAN tentang Indo-Pasifik yang diadopsi oleh para pemimpin ASEAN selama KTT ke-34 yang diadakan di Bangkok, Thailand, pada 22 Juni 2019.

Indo-Pasifik adalah konsep kerja sama antara beberapa negara yang terletak di Samudra Hindia dan Pasifik. Kerja sama ini berfokus pada prinsip-prinsip transparansi dan penghormatan terhadap hukum internasional. Jokowi mendorong kedua negara untuk melakukan upaya habis-habisan untuk mencapai target perdagangan bilateral US $ 50 miliar pada tahun 2025. Dia menyoroti perlunya kedua negara untuk menghapus hambatan tarif dan non-tarif untuk merealisasikan target.

Mengapa Pendaftaran Merek Dagang Penting Bagi Anda? - Dia secara khusus meminta Modi untuk memperhatikan tarif impor baru yang diterapkan pada ekspor minyak sawit dari Indonesia sejak awal Januari 2019. Kita perlu mendorong para menteri perdagangan kita untuk melanjutkan diskusi untuk mencapai solusi win-win, termasuk proposal untuk trade-off antara minyak sawit dan komoditas lainnya, kata presiden dalam pernyataan pers wakil sekretariat Presiden untuk protokol, pers, dan media, Bey Machmudin.

Di bidang kelautan, presiden menyoroti pentingnya meningkatkan interaksi bisnis dalam kerangka kerja sama maritim antara kedua negara. Interaksi dapat dimulai antara pengusaha Aceh di Indonesia dan pengusaha Andaman-Nicobar di India. Oleh karena itu, ia meminta India untuk ikut serta dalam pengembangan konektivitas infrastruktur di Sabang, Indonesia. Kalau malas mengurus sendiri, Anda bisa memakai layanan pendaftaran merek online yang saat ini sudah marak.

Sementara itu, Modi menyambut hangat kerja sama perdagangan dan investasi antara Andaman-Nicobar dan Aceh. Kerja sama ini dipandang bersifat praktis dan akan menguntungkan kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri / Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Staf Khusus Presiden Adita Irawan, dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif.

Dia telah menyatakan harapan bahwa pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan timpalannya dari China Xi Jinping pada KTT G20 pada hari Sabtu, 29 Juni, akan menghasilkan terobosan. Presiden berharap pertemuan besok akan memiliki jalan keluar, dan ada terobosan yang signifikan, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, ketika menjelaskan peristiwa hari pertama KTT G20 di Osaka, Jepang, Jumat.

Harapan bahwa pertemuan itu akan menjadi terobosan dan bermanfaat bagi ekonomi global, telah disampaikan oleh Presiden Jokowi selama pertemuan bilateral antara Indonesia dan China di sela-sela KTT G20, kata Menteri Luar Negeri. Silahkan kunjungi jasa seo jogja.

Masalah mengenai perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina memang merupakan salah satu masalah yang dibahas antara Presiden Widodo dan kabinetnya pada pertemuan terbatas yang diadakan sebelum KTT G20 di Osaka.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Presiden Xi, juga membahas kerja sama bilateral antara kedua negara dalam pertemuan tersebut. Keduanya diketahui membahas soal upaya masa depan untuk mengurangi defisit perdagangan antara Indonesia dan China. Telah dibahas sebelumnya bahwa impor minyak kelapa sawit mentah Indonesia tahun lalu melebihi satu juta ton, yang berarti lebih dari angka yang dijanjikan oleh Presiden Xi sebelumnya, katanya.

Kemudian, Presiden Xi mengatakan bahwa ia akan kembali mengadakan China International Import Expo (CIIE) tahun ini, dan mengharapkan partisipasi Indonesia. Tahun lalu, Indonesia berpartisipasi dalam pameran dagang terbesar di Tiongkok, kata Retno.

Rencananya adalah kita benar-benar ingin mengikuti, dan dari China, kita akan memberikan perhatian khusus kepada Indonesia, katanya. Turut mendampingi Presiden adalah Menteri Koordinator Bidang Kelautan Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, Staf Khusus Presiden Adita Irawati, dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif juga didampingi Kepala Negara Indonesia.

No comments:

Post a Comment