Friday, October 26, 2018

Tips Melakukan Audit SEO di Situs Anda

Menjadi langkah pertama dan terpenting saat memulai kampanye SEO adalah melakukan audit SEO di situs web Anda sendiri. Audit SEO bertujuan untuk mengelola titik-titik lemah dari sebuah situs web dalam hal kualitas SEO seperti pengindeksan halaman yang tidak tepat, konten duplikat yang tidak penting, inkonsistensi tag H1, deskripsi meta, dan penyalahgunaan tautan internal. Audit SEO yang baik akan mengarahkan kampanye SEO bergerak positif, mengarahkan lalu lintas organik ke situs Anda dan meningkatkan peringkat penelusuran situs Anda. Mari kita lihat tips audit SEO yang kami paparkan berikut ini. Bagi kami ini merupakan keharusan dari setiap audit, memastikan situs Anda menuai semua manfaat yang dapat diperolehnya. Apa saja itu, mari kita simak penjelasannya.

SEO Audit pertama adalah Halaman "Noindexing". Urutan pertama ketika memulai audit adalah menyisir pada halaman situs Anda ke page "noindex." Google dan halaman indeks mesin pencari lainnya tergantung pada bagaimana dan apa spider mesin pencari mereka menentukan halaman tentang situs Anda. Ketika melakukan audit situs atau ketika perusahaan SEO melakukan audit web untuk Anda, Anda perlu memastikan bahwa semua halaman yang tidak memberikan konten yang penting untuk pengunjung situs, serta halaman dengan jumlah konten yang tidak di ijinkan untuk dirayapi ditandai untuk "noindexing". Ini mengkomunikasikan kepada mesin pencari bahwa mesin perayap mereka tidak diijinkan merayapi halaman untuk pengindeksan hasil di mesin pencari. Garis besarnya, halaman noindexing memberi tahu mesin telusur bahwa situs tidak ingin laman "noindex" untuk muncul di katalog untuk hasil pencarian atau munculan di SERP. Dengan cara ini, Google akan mengabaikan laman ini. Visit layanan jasa seo ini.

Audit SEO yang kedua perhatikan konten tipis dan duplikat. Berhubungan dengan halaman "noindexing" perhatian berikutnya adalah mengoptimalkan konten pada halaman situs anda. Kualitas konten menjadi ukuran utama yang dicari mesin telusur ketika mereka merayapi hasil. Google mampu melihat kualitas atau nilai yang ditimbulkan konten untuk pengunjung, lamanya konten, dan jika konten tersebut hasil duplikasi di tempat lain maka jangan harap akan mendapatkan tempat di mesin perayapan google, pasti akan terbuang percuma. Halaman dengan konten tidak bermakna harus dihapus sepenuhnya dari situs Anda. Apa gunanya memiliki laman yang tidak memberikan informasi bermanfaat bagi pengunjung situs. Ini hanya menjadi masalah baru untuk peringkat web anda. Sering kali, masalah dengan konten tipis berkisar pada kurangnya bahan dan nilai yang disediakan konten menjadi tidak jelas dan minim informasi.

Inti dari konten adalah untuk memberikan informasi yang berguna untuk pengunjung dengan harapan perubahan pengunjung mengarah ke pelanggan. Google memiliki prinsip mereka dengan bercita-cita memberikan pengalaman pencarian yang unik dan bermakna bagi penggunanya. Ketika sebuah konten minim dengan data, tipis atau hasil duplikasi, makan bendera merah spider mesin pencari akan berkomunikasi dengan Google bahwa halaman atau situs tersebut tidak memberikan informasi yang baik dan pengalaman pengguna yang bermanfaat, dan disampaikan oleh Google sebagai konten yang tidak berharga. Frekuensi memainkan peran penting dalam menjaga reputasi SEO yang kuat. Dengan selalu melakukan update konten yang rutin diproduksi, konten segar dan asli sangat berguna sebagai sinyal bagi mesin pencari, nilai berkelanjutan dari sebuah situs web dan segera diindeks. Visit jasa seo Indonesia murah.

Penggunaan H1 yang tepat untuk Audit SEO. Bagian ketiga dari audit SEO yang tepat adalah menerapkan praktik terbaik H1. H1 adalah judul utama halaman sehingga sangat vital pengaruhnya terhadap keberhasilan strategi SEO anda. H1 bukan judul konten, tetapi judul yang dikirimkan struktur laman ke mesin telusur. Struktur H1 inilah yang memberi tahu Google tentang apa halaman itu dan konten bermanfaat yang ditawarkannya sehingga google menjadi tahu dan menampilkannya di halaman hasil mesin pencari (SERP).Selama audit SEO, pastikan untuk memeriksa H1 anda, duplikat H1s, H1s yang lebih dari 70 karakter, dan beberapa H1. Praktik terbaik saat mengoptimalkan H1 adalah memiliki satu H1 per halaman. Peran H1 menjadi sangat penting, salah satu hal pertama yang dirayapi Google saat menganalisis situs tentang apa halaman itu, tujuan, fokus konten, jadi pastikan itu mengikuti praktik terbaik SEO dengan ukuran yang disukai google.

Mengoptimalkan Judul Halaman dan Deskripsi Meta. Setelah H1s, praktik terbaik SEO anda berikutnya beralih untuk mengoptimalkan judul halaman dan deskripsi meta dengan ketentuan yang tepat. Mirip dengan mengoptimalkan tag H1, mengurutkan URL untuk deskripsi meta lebih dari 940 piksel, atau di bawah 70 karakter. Perhatikan Judul halaman anda karena ini adalah apa yang ditampilkan Google di SERPs untuk menyampaikan apa halaman yang ditampilkan. Judul halaman tidak boleh terlalu panjang karena bisa terpotong atau dalam kasus lain terlalu pendek juga tidaklah tepat. Memanfaatkan sebaik mungkin karakter dalam judul dan deskripsi meta dapat menjadi faktor penentu dalam menjaring pengunjung dan mengonversinya menjadi prospek.

Baca juga Membangun Off Site SEO.

Audit SEO anda juga harus memiliki Internal Linking. Jangan sepelekan bagian yang satu ini. audit SEO yang solid mencakup metode menghubungkan internal yang tepat akan berpengaruh kuat terhadap kualitas SEO. Dengan mengaitkan halaman situs satu sama lain, perayap mesin telusur melihat web dari halaman yang relevan dan kaya informasi. Internal linking yang tepat adalah praktik terbaik SEO untuk situs web anda. Cara ini berfungsi sebagai kerangka kerja kuat yang mendukung keberadaan Anda di web semakin tangguh.

Visit Paket Jasa SEO.

No comments:

Post a Comment